Kunjungan Mahasiswa Geografi Lingkungan UGM:Ditjen Tata Ruang Kenalkan Urgensi dan Produk Penataan Ruang

Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang menerima kunjungan mahasiswa Geografi Lingkungan atau Environmental Geography Student Association (EGSA) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dengan tema “Integrating Spatial Planning and Resource Management: Developing Environmental Collaboration” pada Rabu (28/01).

Mewakili mahasiswa, Ahmad Cahyadi selaku dosen di Fakultas Geografi berharap mahasiswa mendapatkan bekal terkait kebijakan dan aturan penataan ruang di level nasional sehingga tidak hanya terbatas pada pengetahuan teori dan praktik.

Ranti Marinda selaku Kepala Subbagian Kepegawaian dan Ortala menyambut kedatangan EGSA. Ranti berharap adanya kunjungan ini dapat membantu mahasiswa Geografi Lingkungan memotret penerapan perencanaan, kebijakan, serta pengambilan keputusan penataan ruang serta relevansinya dengan geografi.

Mahasiswa lantas diajak untuk mengenali urgensi penataan ruang di Indonesia; tugas dan fungsi DJTR; penyelenggaraan penataan ruang; serta relevansinya keilmuan geografi.

Selaku pemateri, Gandiwa Yudhistira sebagai Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian meyakini bahwa lingkup geografi lingkungan ini erat dengan teknologi dan inovasi sehingga tidak lepas dari modelling dalam perencanaan tata ruang.

“Sesuai dengan tema kunjungan ini, ‘Developing Environmental Collaboration’, penyusunan Rencana Tata Ruang (RTR) membutuhkan kolaborasi stakeholders, termasuk para ahli geografi dalam pembuatan modelling perencanan tata ruang,” terang Gandiwa.

Mahasiswa juga dikenalkan dengan berbagai aplikasi penataan ruang, seperti RTR Online sebagai aplikasi berbasis web yang mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi Rencana Tata Ruang dan Protaru untuk cek progres penyelesaian RTR. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. (SR/AS)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.