Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) menerima kunjungan Office of the National Land Policy Board (ONLB) Thailand dalam rangka learning exchange visit yang difasilitasi oleh Bank Dunia.

Senior Land Administration Specialist Bank Dunia, Willem van der Muur, menjelaskan bahwa kedudukan ONLB di Thailand cukup kompleks, sehingga membutuhkan learning exchange dengan negara yang memiliki persoalan serupa.

Dalam kegiatan ini, Ditjen SPPR bersama ONLB Thailand bertukar pengalaman mengenai kebijakan, implementasi, capaian, tantangan, dan praktik terbaik yang telah dilakukan dalam rangka pengelolaan pertanahan, tata ruang, informasi geospasial, serta Kebijakan Satu Peta di masing-masing negara.

“Sampai tahun 2016, kami memetakan 46 juta persil. Setelah mengganti metode dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), kami berhasil memetakan 126 juta persil di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Virgo Eresta Jaya selaku Direktur Jenderal SPPR.

Terkait pengelolaan informasi geospasial, Virgo memaparkan rencana Kementerian ATR/BPN untuk melakukan hilirisasi dan monetisasi data. “Informasi emas ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mencari lokasi usaha yang sesuai dengan budget,” tukasnya.

Deputy Executive-Director ONLB, Nattawut Pleaongtook, mengungkapkan keinginan besarnya untuk belajar dari pengalaman Indonesia dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Nattawut turut menjabarkan gambaran umum sistem administrasi pertanahan di Thailand.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.