Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) bersama Inspektorat Wilayah I Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN melaksanakan Exit Meeting Audit Kinerja atas Efektivitas Perencanaan dan Pengorganisasian
Senin, (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan kualitas pelaksanaan program melalui sinergi antara unit kerja dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
Inspektur Wilayah I, Bagus Suseno, menegaskan bahwa APIP tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan sebagai trusted advisor yang mendampingi unit kerja sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.
“Kami ingin hadir sebagai mitra kerja, bukan pihak luar. Melalui pendampingan sejak awal, berbagai potensi risiko dapat diantisipasi sehingga program berjalan lebih efektif, akuntabel, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Bagus.
Ia menambahkan bahwa Inspektorat Jenderal akan terus memperkuat pendampingan terhadap program-program strategis Ditjen PPTR, termasuk melalui audit kinerja dan audit dengan tujuan tertentu, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan program serta memperkuat tata kelola organisasi.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal PPTR, Tensa Nurdiyani, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Inspektorat Jenderal selama proses audit berlangsung.
“Audit kinerja bukan hanya untuk melihat kesesuaian pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana penguatan organisasi. Kami memandang APIP sebagai mitra strategis yang membantu memastikan program dan anggaran berjalan optimal serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ungkap Tensa.
Melalui kegiatan ini, Ditjen PPTR dan Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Baca selengkapnya kunjungi: djpptr.atrbpn.go.id
